O-shougatsu : Tahun Baru A La Jepang


Tahun baru atau o-shougatsu (お正月) merupakan salah satu hari besar yang penting dalam kalender Jepang. Persiapan menyambut akhir tahun dan tahun baru biasanya telah dimulai sejak pertengahan bulan Desember. Dimulai dengan kegiatan bersih-bersih rumah, pengiriman kartu ucapan tahun baru, persiapan dekorasi dan hidangan tahun baru, menghadiri pesta-pesta tutup tahun, dsb. Sekolah-sekolah diliburkan, dan hampir seluruh perkantoran, pabrik-pabrik dan dunia usaha lainnya tutup selama perayaan tahun baru.

Bounenkai

Ditulis “忘年会”, adalah pesta tutup tahun untuk melupakan segala masalah dan kesulitan yang ada di tahun yang akan berlalu. Seperti semestinya pesta tutup tahun, pesta ini diadakan sebelum tahun berakhir di antara kalangan rekan kerja, rekan bisnis, perkumpulan atau klub-klub hobi, dan lain sebagainya. Karena adanya kecenderungan mengkonsumsi minuman beralkohol untuk melupakan segala tekanan dan beban di tahun itu, maka bounenkai ini sering kali diadakan di izakaya (居酒屋), yaitu semacam kedai minum tradisional Jepang yang menyediakan minuman-minuman beralkohol dan hidangan-hidangan mulai dari ringan hingga agak berat untuk menyertai minuman-minuman tersebut.

Shinnenkai

Ditulis “新年会”, adalah pesta untuk menyambut tahun yang baru saja datang. Walaupun kalah populer dibandingkan pesta tutup tahun “忘年会”, shinnenkai juga diadakan dikalangan rekan kerja, rekan bisnis, perkumpulan atau klub-klub hobi, dan lain sebagainya.

Jika pesta tutup tahun “忘年会” diadakan menjelang akhir tahun di bulan Desember, maka pesta penyambutan tahun tahun “新年会” diadakan setelah masuk ke tahun yang baru di bulan Januari.

Oomisoka

Hari terakhir setiap bulan disebut dengan ”misoka” (晦日), sedangkan malam tanggal 31 Desember disebut sebagai “oomisoka” (大晦日).

Sebagian masyarakat Jepang masih mengikuti tradisi mengunjungi kuil Budha untuk menyaksikan pembunyian lonceng raksasa di kuil tersebut sebanyak 108 kali pada malam pergantian tahun. 108 kali bunyi lonceng raksasa yang dipercayai akan membebaskan manusia dari 108 nafsu selama satu tahun yang menjelang.

Nengajou

Hari-hari menjelang tahun baru merupakan hari tersibuk bagi kantor pos di Jepang. Masyarakat Jepang mempunyai kebiasaan untuk saling berkirim kartu ucapan tahun baru, yang dikenal sebagai “年賀状” (baca: nengajou).

Kartu-kartu ucapan tahun baru ini dijamin oleh kantor pos akan diantarkan ke alamat yang dituju tepat pada tanggal satu Januari, asalkan kartu-kartu tersebut telah diserahkan ke kantor pos sebelum batas waktu pada tanggal yang ditentukan, beberapa hari sebelum tahun baru. Lewat dari tanggal tersebut, tidak ada jaminan bahwa kartu pos tersebut akan sampai tepat tanggal satu Januari. Biasanya baru akan sampai beberapa hari setelah tanggal satu Januari.

Untuk mengantarkan kartu-kartu pos ucapan tahun baru yang jumlahnya sangat banyak ini, karena satu orang bisa saja mengirim mulai dari puluhan hingga ratusan kartu pos untuk teman, kerabat, rekan bisnis, dsb, maka kantor pos mempekerjakan para pelajar paruh waktu pada hari khusus tersebut.

Osechi ryouri, Ozoni & Toshikoshi soba

Adabanyak macam hidangan khusus tahun baru yang sebagian berbeda tergantung daerah. Namun diantaranya yang paling umum ditemukan adalah o-sheci ryouri, ozoni, toshikoshi soba.

http://en.wikipedia.org/wiki/File:Japanese_Osechi.jpg

O-sechi ryori terdiri dari berbagai jenis hidangan manis, diantaranya kuromame (kacang hitam), kurikinton (ubi manis dengan kacang chesnut), dsb. Hidangan-hidangan manis ini dikemas dalam beberapa kotak yang disusun bertumpuk yang disebut juubako (重箱). Makanan ini tahan untuk beberapa waktu sehingga ibu-ibu tidak perlu memasak pada hari tahun baru.

O-zoni adalah semacam sup yang dimakan dengan mochi.

Sedangkan toshikoshi soba adalah hidangan berupa mie yang secara tradisional dimakan pada malam pergantian tahun sebagai lambang dari usia yang panjang.

Kadomatsu

 

http://en.wikipedia.org/wiki/File:Kadomatu18.JPG

Sebenarnya perayaan tahun baru adalah upacara untuk menyambut dewa yang mengatur keberhasilan panen di tahun itu, yang bernama Toshi Kamisama (年神様).

Karena itu, dengan sendirinya dekorasi-dekorasi tahun baru dibuat dengan tujuan untuk menyambut sang dewa pula.

Kadomatsu adalah salah satu dekorasi tahun baru yang paling umum, berbentuk rangkaian tiga batang bambu dengan daun cemara yang diletakkan menghias di depan pintu.

Kagami mochi

 

http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Kagami_mochi_by_tamakisono.jpg

Adalah dua kue mochi bundar besar dan kecil yang ditumpuk dan di atasnya dihiasi dengan sebutir jeruk Mandarin. Kagami mochi ini lalu diletakkan di tempat pajangan pada ruangan bergaya tradisional Jepang, bernama “toko no ma” atau di altar.

Otoshidama

Seperti layaknya tradisi angpao, anak-anak Jepang juga mendapat sejumlah uang jajan dalam amplop warna-warni menarik dari orang tua dan sanak saudara pada tahun baru yang disebut sebagai ”お年玉” (baca: otoshidama).

Selamat Tahun Baru

Happy New Year

新年明けましておめでとうございます

Iklan